Tagged: Alam Bicara Toggle Comment Threads | Pintasan Keyboard

  • Papua Post 12:21 am on June 5, 2010 Permalink | Balas
    Tags: Alam Bicara, Longsor   

    Satu Orang Tewas Tertimbun Longsor di Jayapura 

    Jayapura (ANTARA News) – Satu orang warga Dok V, Jalan Lembah Yapis, Kota Jayapura, Papua, ditemukan tewas tertimbun tanah longsor yang melanda kawasan tersebut, Jumat (4/6) pagi.
    Kepala Kesatuan Bangsa (Kesbang) Provinsi Papua, Washington Turip, Jumat, mengatakan, korban tewas tersebut bernama Rumbeka Degey (36) dan berstatus sebagai istri Simon Kudiay (35).

    Ia menjelaskan, meninggalnya satu orang itu karena terbawa oleh reruntuhan tanah dari ketinggian lima meter lalu tertimbun tertimbun. Sementara, satu korban lainnya yang selamat, Yuniaria Kudiay (5), anak Simon Kudiay.

    "Korban meninggal direncanakan akan dimakamkan Sabtu (5/6), sementara Yuniaria Kudiay, masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dok II Jayapura," ujarnya.
    Simon Kudiay menjelaskan, peristiwa tanah longsor itu terjadi pada Jumat pagi sekitar pukul 05:30 WIT.

    Diawali ketika hujan yang terus mengguyur kawasan itu sejak dua malam berturut-turut, sementara tebing setinggi lima meter yang berada di atas rumah korban mendadak longsor dan menimbun tiga rumah.

    Sementara, di lingkungan tersebut hanya ada delapan kepala keluarga (KK) yang tinggal, sedangkan dengan kejadian ini, tujuh KK lainnya selamat.

    "Lokasi tempat tinggal korban berada di lembah Yapis, jadi kawasan ini memang rawan terjadi tanah longsor," ucapnya.

    Hingga Jumat siang, sejumlah warga dibantu aparat keamanan dan Departemen Sosial masih membersihkan sisa longsor tersebut.
    (KR-ALX/S026)
    COPYRIGHT © 2010

     
  • Papua Post 2:35 pm on May 8, 2010 Permalink | Balas
    Tags: Alam Bicara,   

    Korban Gempa Sumbar Protes Perubahan Kerusakan Rumah 

    Sabtu, 8 Mei 2010 00:30 WIB

    Padang (ANTARA News) – Korban gempa 30 September 2009 ada yang protes terjadinya perubahan status kerusakan rumahnya setelah tim fasilitator teknis rehabilitasi dan rekonstruksi ke lapangan untuk memalidasi data bagi pengucuran bantuan stimulus tahap I.

    "Sebagian korban gempa tak menerima adanya perubahan status kerusakan rumah mereka," kata Pejabat Teknis Pengguna Anggaran Rehab/Rekon Gempa Sumbar 2009, I. Nasral di Padang, Jumat.

    Protes korban gempa tersebut karena data awal rusak mereka berat tetapi setelah tim fasilitator memvalidasi data menjadi rusak ringan/sedang, kata Nasral.

    Ia mengakui ketika dilakukan validasi data rumah yang rusak berat, sedang, dan ringan oleh fasilitator terdapat kejanggalan.

    Kejanggalan itu, di antaranya rumah warga yang rusak ringan ada yang masuk rusak berat dalam datanya, dan begitu sebaliknya.

    Namun, fasilitator sebelum turun ke lapangan sudah ada petunjuk teknisnya untuk memvalidasi data rumah yang dilaporkan ke Pemerintah Provinsi Sumbar.

    "Acuan tim fasilitator untuk melakukan perubahan status kerusakan rumah warga yang rusak karena gempa standarnya sudah ada, sesuai ketentuan ditetapkan Tim Pendukung Teknis (TPT) RR Sumbar," jelasnya.

    Jadi, terjadinya perubahan status kerusakan rumah warga yang terkena gempa 2009, bukan atas kemauan fasilitator, dan Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) tapi ketentuannya yang mensyaratkan demikian.

    "Kita bukan berarti menyalahkan data yang masuk dari kabupaten/kota, karena saat pendataan waktu itu dalam situasi darurat. Hal wajar ada terjadi ketidaktepatan tersebut," ujarnya.

    Namun, fakta ini sebagian warga sulit menerimanya sehingga berdampak, sebagian bagi fasilitator lambat dalam membentuk Kelompok Masyarakat (Pokmas).

    Fasilitator, katanya, bukan saja terkendala dengan kondisi yang demikian, tapi malah ada yang diusir, diintervensi dan diancam karena tak sesuai dengan apa yang diinginkan masyarakat tersebut.

    Kondisi itu, bisa jadi warga korban gempa penerima stimulus sudah membayangkan akan mendapatkan dana senilai Rp15 juta, meskipun rumahnya kategori rusak ringan.
    Bantuan stimulus rehabilitasi dan rekonstruksi gempa Sumbar 2009, untuk rusak berat Rp15 juta, rusak sedang Rp10 juta, dan rusak ringan Rp1 juta. (SA/K004)

    COPYRIGHT © 2010

    Ikuti berita terkini di handphone anda http://m.antaranews.com

     
  • Papua Post 2:42 pm on May 7, 2010 Permalink | Balas
    Tags: Alam Bicara,   

    Gempa 5,0 SR Terjadi di Kupang 

    Jumat, 7 Mei 2010 19:21 WIB | Peristiwa | Umum | Dibaca 513 kali
    Jakarta (ANTARA News) – Gempa berkekuatan 5,0 skala Richter (SR) terjadi, Jumat, pukul 18:44 WIB dengan pusat pada 44 kilometer Barat Daya Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

    Informasi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), juga menyebutkan, gempa yang berlokasi di 10,57 Lintang Selatan-123,56 Bujur Timur, dengan kedalaman 10 kilometer, tidak berpotensi tsunami.

    Pusat gempa juga berada pada 286 kilometer Tenggara Ende, NTT; 315 kilometer Barat Daya Dili, Timorleste; 380 kilometer Tenggara Waingapu, NTT; dan 1.922 kilometer Tenggara Jakarta.
    (T013/R009)

    COPYRIGHT © 2010

    Ikuti berita terkini di handphone anda http://m.antaranews.com

     
  • Papua Post 2:57 pm on January 26, 2008 Permalink
    Tags: Alam Bicara, Milisi Indonesia, , TPN/OPM, Umum   

    Salam Jumpa 

    Wassalam!

     Blog ini kami peruntukkan bagi pertukaran pikiran, pandangan dan kritik dari Papua Barat terhadap Indonesia; dan dari Indonesia terhadap Papua Barat dalam konteks berbagai pelanggaran Hak Asasi Manusia, penderitaan (karena pelanggaran HAM, pemiskinan, penggusuran, intimidasi, teror, dsb.) dan isu perjuangan Papua Merdeka.

    Blog ini pada akhirnya diupayakan menjawab atau melakukan pencerahan terhadap sejumlah pertanyaan seperti:

    • Apakah orang Indonesia mendukung Papua Merdeka? Mengapa?
    • Mengapa orang Papua mau Merdeka?
    • Apakah orang Papua minta merdeka karena kecemburuan sosial, kebencian etnis, perbedaan agama, pelanggaran HAM?
    • Apakah orang Indonesia mempertahankan Papua Barat di dalam NKRI karena…?
    • dst.

    Kami harapkan kita lakukan percakapan maya ini secara jujur, terbuka, blak-blakan dan bertanggungjawab.

    Terimakasih

    Koteka Webmaster

     
    • Tuan WordPress 2:57 pm on Januari 26, 2008 Permalink

      Hai, ini adalah komentar,
      Untuk menghapus komentar, silakan login dan lihat komentar pada postingan, disitu Anda dapat mengedit atau menghapusnya.

c
Compose new post
j
Next post/Next comment
k
Previous post/Previous comment
r
Balas
e
Sunting
o
Show/Hide comments
t
Pergi ke atas
l
Go to login
h
Show/Hide help
shift + esc
Batal