LSM Minta Rekruitmen Security Bandara Dipending

BIAK [PAPOS] – Lembaga Swadaya Masyarakat [LSM] Kobe Eser di Biak tegas meminta agar PT. Angkasa Pura I sebagai pengelola Bandar Udara di Biak, segera menghentikan perekrutan tenaga Security di perusahaan milik negara itu.

Hal ini disampaikan Ketua LSM Kobe Eser, Simon L. Rumaropen kepada sejumlah wartawan di Biak Rabu [30/3] kemarin. Menurutnya, sejak pertemuan antara pihak DPRD, Angkasa Pura, pemerintah daerah, dan juga warga sekitar bandara pada tahun 2010 lalu, hingga saat ini belum ada penyelesaian yang memihak kepada anak-anak Swapor terkait rekruitmen tenaga security yang dilakukan oleh PT. Angkasa Pura itu.

Oleh sebab itu, kata Simon sejumlah pihak terkait, baik pemerintah daerah, pihak Angkasa Pura maupun warga sekitar bandara, harus segera melakukan pembicaraan kembali, guna menyelesaikan permasalahan tersebut, jika pihak Angkasa Pura ingin melakukan perekrutan karyawan, termasuk untuk masa-masa mendatang.

Lebih lanjut Simon L. Rumaropen menegaskan agar permasalahan ini tidak dibiarkan berlarut-larut dan harus segera ditindaklanjuti demi masa depan anak-anak dalam mendapatkan pekerjaan, yakni pemuda-pemudi dari Kampung Ambroben, Kampung Swapodibo, Kampung Kariendi, dan pemuda-pemudi dari Kelurahan Mandala yang berada di sekitar Bandara Frans Kaisiepo tersebut.

“Kami tidak memaksa untuk seluruhnya anak-anak warga sekitar bandara harus diangkat menjadi karyawan, tapi setidaknya setiap ada penerimaan karyawan, anak dari warga sekitar bandara ini dapat diakomodir secara bertahap,” tegas Simon Rumaropen yang juga sebagai coordinator pada aksi unjuk rasa terkait rekruitmen Security Angkasa Pura beberapa waktu lalu itu. [gia]

Written by Bahagia/Papos  
Thursday, 31 March 2011 06:31