Pelaksanaan Pemilihan Anggota MRP Harus Ditinjau Kembali

SERUI – Pemilihan anggota MRP, dinilai tidak sesuai dengan apa yang diharapkan. Karena, menurut Kepala Suku Arui Ones Wayoi kepada Wartawan Kamis (17/02) telah terjadi penyimpangan yang dilakukan oleh panitia. “Hal ini berdasarkan data yang diperoleh dan ditelusuri serta dialog secara langsung. Sebab tahap Verifikasi Aktual dan wawancara bagi enam orang peserta dari kabupaten kepulaua Yapen dan kabupaten Waropen, secara yuridis pelaksanaan pemilihan ada terjadi penyimpangan dan kekeliruan yang perlu untuk ditinjau kembali oleh panitia,” ungkapnya. Menurutnya, berbicara tentang MRP, berarti berbicara tentang kultur. Yang mana, di dalam kultur tersebut berisikan norma dan hak asasi orang Papua yang harus ditata dalam suatu tatanan yang bernuansa adat. Ia berharap kepada panitia pelaksana pemilihan anggota MRP, untuk dapat meninjau kembali proses pemilihan yang dilakukan, terutama pada foting suara dari kedua peserta yang telah terpilih, bukan melakukan pemilihan ulang. Dikatakan, hal itu menunjukan bahwa panitia telah melakukan bumerang bagi peserta. “Sedangkan jika dilihat semua proses pemilihan itu, panitia yang akan memberikan kebijakan didalam proses pemilihan tersebut, namun kenyataannya tidak demikian, hal ini menunjukan bahwa telah terjadi pelecehan terhadap adat yang akan mengakibatkan dampak negatif yang kemudian memunculkan kecemburuan dan akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” lanjutnya. (cr-20/aj/erick) Ditulis oleh redaksi binpa Jumat, 18 Februari 2011 15:29

, ,