Hari Ini, Demo Bisu Menolak Pemilihan MRP di Biak

BIAK [PAPOS] – Hari ini akan digelar demo besar-besaran di kantor DPRD Biak. Aksi demo ini dilakukan guna menuntut agar pemilihan MRP segera dihentikan. Aksi demo ini ini disebut aksi demo bisu yang didukung dewan Adat se-Papua serta Sinode Gereja-Gereja se-tanah Papua, bahkan mereka telah sepakat untuk menuntut 11 poin penting terkait penilaian bahwa Otonomi Khusus Papua yang melahirkan MRP telah gagal total.

Hal ini disampaikan tim kerja Komunike atau tim demo bisu penolakan pemilihan anggota Majelis Rakyat Papua [MRP] di Biak, Yotam Wakum,SH, serta surat edaran yang diterima Papua Pos, Selasa [25/1]. Menurut Yotam Wakum, pihak dewan Adat se-Papua serta Sinode Gereja-Gereja se-tanah Papua telah sepakat menuntut 11 poin penting terkait penilaian bahwa Otonomi Khusus Papua yang melahirkan MRP telah gagal total, termasuk dalam merepresentasikan keinginanan orang asli Papua sebagai mana yang di amanatkan pada terbentukanya MRP Lima tahun lalu.

Sebelas Poin yang dituntut diantaranya, undang-undang Otsus Papua agar dikembalikan saja ke pemerintah Pusat serta segera dilakukan dialog untuk orang Papua agar dapat menentukan nasibnya sendiri. Selain itu aksi tersebut juga merencanakan akan menuntut sejumlah pelanggaran HAM di Papua, agar segera dituntaskan.

Demo yang akan digelar tersebut, dimulai dengan berjalan kaki dan menggelar sejumlah spanduk sesuai tuntutan, dan bergerak dari kantor GKI klasis Biak Selatan melalui sejumlah ruas jalan utama di Biak, dan akan berkonsentrasi di kantor DPRD Biak di jalan Majapahit Biak, sebelum kembali ke tempat awal di kantor klasis Biak Selatan di jalan Ahmad Yani Biak. Menurut Yotam Wakum aksi ini juga telah diserukan ke seluruh wilayah di kabupaten Biak Numfor dan juga Supiori. [gia]

Written by Bahagia/Papos
Wednesday, 26 January 2011 00:00