Dubes Singapura Tanyakan Pelaksanaan Otsus di Papua

WAMENA-Untuk memperkuat hubungan bilateral antara dua Negara yaitu Indonesia dan Singapura, Duta Besar (Dubes) Singapura Ashok Kumar Mirpuri bersama rombongan tiba di Bandar Udara (Bandara) Wamena, Kamis (2/9).

Dubes Singapura Ashok Kumar Mirpuri bersama Army Attache Col David Chua dan Ambassador First Secretary Jonathan Han ini disambut oleh Bupati Jayawijaya Wempi Wetipo S.Sos,M.Par bersama unsur Muspida dan beberapa pimpinan SKPD di lingkungan Pemkab Jayawijaya.
Seusai istirahat sejenak di VIP Room Bandara Wamena, Dubes beserta rombongan langsung menuju kantor Bupati Jayawijaya dan melakukan pertemuan tertutup dengan Bupati Jayawijaya Wempi Wetipo bersama unsur Muspida.

Sesuai pertemuan kurang lebih 1 jam, Dubes dan rombongan langsung menuju ke Kurulu guna menyaksikan tempat wisata Mumi dan tempat wisata lainnya.

Bupati Jayawijaya Wempi Wetipo S.Sos,M.Par saat ditanya wartawan mengenai kedatangan Dubes Singapura mengatakan, kedatangan Dubes Singapura merupakan kunjungan resmi yang dilakukannya untuk melihat kondisi di Papua.

“Saat pertemuan tadi, Dubes menanyakan seperti apa pelaksanaan Otonomi Khusus (Otsus) di Papua terlebih lagi di Wamena. Saya bilang kalau belum ada perhatian yang serius, dimana sampai saat ini pembangunan di wilayah Pegunungan Tengah Papua ini masih sangat terbelakang, karena untuk menjangkau suatu daerah masih mengandalkan transportasi udara, tidak seperti di daerah Jawa dan Sulawesi, dimana antara Sulawesi Selatan dan Sulawesi Utara bisa dilalui melalui jalan darat, sedangkan di Papua antara daerah masih menggunakan pesawat,”jelas Bupati.

Soal investasi, Bupati Wempi mengungkapkan, jika Dubes Singapura menanyakan potensi yang ada di Wamena. “Saya bilang kalau wilayah Pegunungan memiliki potensi salah satunya yaitu kopi dan pariwisata, karena itu Dubes Singapura mengundang Jayawijaya untuk menghadiri dan sebagai peserta pada investasi tourisem yang akan digelar di Singapura dalam waktu dekat,”jelasnya. (lmn)