Di Asmat Banyak Anak Sekolah Dorong Gerobak

ASMAT [PAPOS]- Musim tahun ajaran baru baru saja dimulai beberapa pecan lalu. Namun satu warna kehidupan baru bagi warga masyarakat umum adalah sebagian dari siswa tersebut bekerja paruh waktu sebagai tenaga buruh ‘dorong gerobak’.

“Pak kami kerja cari uang,” jawab salah siswa baru, kepada Kepala Sekolah SMA Negeri Agats, Leonardus Serewi.

Diceritakan kembali Serewi, rata-rata siswa baru (kelas x SMA maupun SMP, tahun pelajaran 2010/2011) bekerja paruh waktu diluar jam sekolah. “tapi ada juga siswa yang kerja jam sekolah, karena mereka tidak bisa mendapat makan dan minum baik,” ungkap Kepsek kepada Papos kemarin.

Dikatakan para siswa pendorong gerobak tersebut berasal dari tingkatpuluhan kampung dan 8 distrik yang tersebar di wilayah itu. “Kasian mereka rata-rata berasal dari keluarga yang tak mampu secara ekonomi,” papar Serewi berprihatin.

Kata dia, seharusnya para siswa tersebut harus mendapat perahtian secara khusus oleh lembaga pemerintah ataupun swasta dari manapun. “Kalau tidak ada perhatian, cita-cita sekolah mereka akan teranggu. Bisa juga mereka akan putus sekolah akibat tidak bisa makan dan minum secara baik dan teratur,” paparnya.

Menurut Serewi, sementara ini para siswa-siswi SMA maupun SMP asal kampung tersebut mendiami pondok-pondok rumah beratap daun pandan yang dibuat oleh para siswa sendiri secara darurat (Befak). “Selain di befak, ada juga siswa yang tinggal dengan kenalan, keluarga dan kerabat mereka di sekitar kota agats ini,” jelas Serewi.

Lanjutnya, sejauh ini pihaknya hanya memberi semangat dan motivasi belajar demi masa depan dan cita-cita para siswa bersangkutan. “Untuk memberikan bantuan kepada mereka, saya sendiri rasanya belum berkecukupan. Yang bisa saya lakukan hanya memberikan motifasi kepada mereka. Saya sendiri tidak bis melarang mereka untuk bekerja karena itu hak mereka untuk mencari hidup. Saya berharap kedepannya ada suatu lembaga yang memang peduli terhadap mereka dan memberikan kehidupan yang layak. Ini anak Asmat, berikanlah kesejahteraan bagi generasi penerus agar nantinya merekalah yang bisa membawa Asmat menuju gerbang kesuksesan,”tandasnya. [cr-57]

Ditulis oleh Cr-57/Papos   
Selasa, 31 Agustus 2010 00:00