5.000 Warga Papua Kena AIDS, Termasuk TNI dan Polisi

Jayapura [PAPOS]- Diperkirakan warga Papua yang positif mengidap HIV/AIDS hingga Agustus 2010 diatas 5.000 jiwa. Peningkatan jumlah ini cukup signifikan dibandingkan dengan tahun lalu.

”Dinas Kesehatan belum memberikan data resmi, tapi diprediksikan jumlah pengidap HIV/AIDS di Papua meningkat tajam. Jika September tahun lalu masih sekitar 4.600 jiwa, kali ini diperkirakan di atas 5.000,” ucap Ketua Komisi Penanggulangan HIV/AIDS Provinsi Papua, Costan Karma, usai pelantikan dirinya sebagai Sekda Provinsi Papua, Jumat lalu di Genung Negara Jayapura.

Dengan jumlah yang terus meningkat, virus HIV/AIDS masih momok yang menakutkan di Papua. Untuk itu diharapkan masyarakat dapat berprilaku baik dan ingat selalu memakai Kondom.

”Semua pihak harus memberikan perhatian, agar bisa menekan angka peningkatan dan penyebaran virus mematikan ini,” tambah dia.

Dengan jumlah diatas 5.000 jiwa yang positif HIV/AIDS, Papua berada diurutan ke-5 dari seluruh provinsi di Indonesia. Tapi, jika dihitung berdasarkan persentase penduduk, Papua urutan pertama. Jumlah penduduk Papua 2,8 juta yang positif HIV/AIDS diatas 5.000 jiwa.

Menurut Costant, penyebaran HIV/AIDS di Papua masih didominasi melalui hubungan seks secara sembarangan.

Sebelumnya, Pangdam 17 Cenderawasih Mayor Jenderal Hotma Marbun membeberkan ada sekitar 144 personil TNI di jajarannya yang positif terinfeksi HIV/AIDS.

Polda Papua hingga kini belum membeberkan secara resmi berapa jumlah personilnya yang positif HIV/AIDS.

Sementara Humas Polda Papua Kombes Wachyono ketika dikonfirmasi mengatakan, untuk tahun ini pihaknya belum mendata berapa anggota polisi yang positif HIV/AIDS. ”Kami belum melakukan tes, jadi belum mengetahui secara pasti berapa jumlahnya,” kata Wachyono.

Mengenai bagaimana dengan data tahun 2009, Wachyono mengatakan, akan mencoba mengkonfirmasi ulang ke Dokkes Polda Papua. ”Nanti saya akan cek, berapa jumlah yang positif HIV/AIDS,” ujar dia. [vv/anyong]

Ditulis oleh VV/Anyong/Papos   
Rabu, 25 Agustus 2010 00:00