Ketua DPRD Puncak Bantah Adanya Pemalangan

Ilaga [PAPOS]- Ketua DPRD kabupaten Puncak, Elvis Tabuni membantah adanya pemalangan dan lumpuhnya roda pemerintahan di kabupaten Puncak yang beribukota di Ilaga, serta adanya gangguan keamanan yang kurang kondusif dari pihak – pihak yang tak bertanggungjawab seperti yang diisukan selama ini.

“ Tidak ada pemalangan dan gangguan keamanan di kabupaten Puncak, dan saat ini roda pemerintahan berjalan dengan baik,” kata Elvis Tabuni, Ketua DPRD Kabupaten Puncak, usai melakukan rapat monitoring bersama para Anggota Dewan di Sekertariat Dewan kabupaten Puncak di Ilaga, baru-baru ini.

Menurut Elvis Tabuni hingga saat ini pihaknya berada di ibukota bersama pihak aparatur Pemda Puncak yang telah lama berada di Ilaga dan issue-isue itu sendiri tidak benar. Sangat disayangkan ada orang yang menyebarkan luas issue-isue seperti itu.

Ketua DPRD kabupaten Puncak Elvis Tabuni didampingi Wakil Ketua I DPRD kab Puncak, Yeheskiel Matuan menegaskan isu pemalangan tersebut tidak benar, selama ini pembangunan serta keamanan di kabupaten Puncak berjalan baik seperti biasanya. Dapat terlihat dari beberapa kantor dinas serta badan di Pemda kabupaten Puncak masih ada aktifitas, para pegawai negeri bekerja seperti biasa.

Pada kesempatan itu, Elvis Tabuni minta kepada masyarakat Puncak yang berada di luar daerah kabupaten Puncak agar jangan banyak mendengarkan isue isue yang tak bertanggungjawab yang disebarkan oleh provokator-provokator.

“ Marilah kita membangun daerah ini yang telah berusia dua tahun untuk kemajuan masyarakat kita di delapan distrik. Apalagi saat ini masyarakat Puncak yang sedang fokus terhadap perayaan HUT kemerdekaan RI ke-64 yang nantinya akan dirayakan dengan meriah,” katanya.

Sementara itu penjabat bupati Puncak, Drs Levinus Agustinus Boling yang ditemui ditempat terpisah di kota Ilaga, juga membantah isu tentang pemalangan kantor dan gangguan keamanan di daerah tersebut.

Dia mengatakan, kalau selama ini memang ada yang sering memanfaatkan perkembangan daerah dengan membuat isu negatif kepada pemerintah Puncak, dimana menurutnya walaupun baru menjabat di kabupaten Puncak, namun saat pemerintah daerah telah berbuat sesuai tugas yang diperintahkan pemerintah pusat kepadanya sebagai seorang carateker atau penjabat Bupati yaitu mempersiapkan aparatur pemerintahan, mempersiapkan anggota DPRD serta menyiapkan fasilitas kantor DPRD maupun kantor pemerintahan serta saat ini telah melantik sekertaris KPUD kabupaten Puncak untuk selanjutnya akan bertugas melakukan seleksi bagi bakal calon Bupati/wakil Bupati dengan telah di bentuknya tim seleksi terhadap calon calon anggota KPUD kabupaten Puncak yang diharapkan kurang lebih selama dua bulan ini KPUD Puncak akan terbentuk dan selanjutnya akan melakukan tugasnya menyiapkan Pemilukada kabupaten Puncak hingga daerah ini menjadi kabupaten yang mandiri atau difinitif yaitu bila tidak ada halangan pada awal tahun 2011 sudah terlaksana.[wilpret]

Ditulis oleh Wilpret/Papos  
Senin, 09 Agustus 2010 00:00