Para Napi Dikejar, Pegawai Lapas Diperiksa

JAYAPURA [PAPOS]- Ke-26 orang Narapidana dan Tahanan Lapas Abepura yang kabur, Sabtu (5/6) lalu kini dalam pengejaran pihak kepolisian.

Kalapas Abepura Drs. Liberti Sitinjak kepada Papua Pos, Senin (7/6) kemarin di ruang kerjanya menyampaikan, kalau saat ini ke-26 Narapidana yang melarikan diri dari Lapas Abepura itu belum ada yang menyerahkan diri atau kembali ke Lapas.

Sehingga pihak Lapas Abepura melaporkan hal itu ke Polresta Jayapura sekaligus untuk minta bantuan Polresta Jayapura untuk menangkap para pelarian tersebut.

Kalapas mengatakan bahwa setelah peristiwa kaburnya 26 Narapidana dan Tahanan tersebut pihaknya langsung melayangkan surat permintaan bantuan pencarian serta penangkapan kepada Polresta Jayapura.

Waka Polresta Jayapura, Kompol Amazona Pelamonia ketika dikonfirmasi Papua Pos melalui telepon terkait permintaan dari Kepala Lapas Abepura untuk melakukan pengejaran terhadap para narapidana yang kabur, membenarkan bahwa pihak Lapas Abepura telah menyerahkan tugas kepada pihak Polresta untuk melakukan pengejaran pengejaran terhadap narapidana tersebut.

Kompol Amazona Pelamonia mengatakan bahwa untuk melakukan pengeharan terhadap narapidana yang kabur tersebut pihaknya telah menerbitkan daftar DOP dan akan dibagikan ke Polsek jajaran serta Polres-Polres tetangga seperti Polres Sentani dan Kerom.

Selain itu pihaknya juga menurunkan personil untuk menutup jalur-jalur yang kemungkinan tempat narapidana lari keluar daerah seperti pelabuhan, bandara, dan daerah perbatasan Indonesia PNG.

Kompol Amazona Pelamonia juga menyampaikan bahwa untuk memback-up pengamanan di Lapas Abepura Polresta menurunkan 10 orang personil untuk membantu sipir Lapas dalam melakukan penjagaan dan itu pun atas permintaan pihak Lapas.

Selain melakukan pengejaran terhadap Narapidana yang lari, pihaknya juga akan melakuka pemeriksaan terhadap petugas Lapas yang bertugas pada saat kaburnya para Narapidana tersebut.

“ Sejak kaburnya ke-26 Narapidana dan tahanan tersebut kami sudah melakukan olah TKP serta pemeriksaan terhadap pegawai Lapas yang bertugas pada saat itu, namun belum diketahui secara pasti penyebab kaburnya 26 Narapidana tersebut,” katanya.[eka]

Ditulis oleh Eka/Papos  
Selasa, 08 Juni 2010 00:00