Parlemen Dukung Perjuangan Hamas di Palestina

Aprizal Rahmatullah – detikNews

Jakarta – Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI mendukung langkah Hamas dalam memperjuangkan hak-hak warga Palestina melalui lobi internasional. Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua DPR, Anis Matta dan Pimpinan Badan Kerjasama Antar Parlemen (BKSAP) DPR  saat menerima delegasi Hamas di ruang kerja Anis matta, Senin (26/4).

Selain Anis Matta, sejumlah pimpinan BKSAP ikut menjadi tuan rumah, antara lain Ketua BKSAP, M. Hidayat Nur Wahid,  beserta dua Wakil Ketua yaitu Muhammad Najib dan Nurhayati Ali Assegaf. Hadir pula Ketua Kaukus Anggota DPR untuk Palestina, Al Muzammil Yusuf dan anggotanya, Ma’mur Hasanuddin.

Dalam kesempatan itu, delegasi Hamas diwakili oleh tiga pejabat biro politik, yaitu Muhamed Naser, Munir Said, dan Khaled Ahmad. Naser menyatakan rasa terima kasih dan penghargaan kepada Rakyat Indonesia yang tak henti-hentinya memberi dukungan untuk kemerdekaan rakyat Palestina.

“Kami sangat menghargai pengakuan Indonesia terhadap eksistensi Hamas, tetapi kami jauh lebih menghargai pengakuan terhadap bangsa Palestina,” kata Naser.

Ia menyatakan bahwa kunjungan tersebut adalah bagian dari road show Hamas ke sejumlah negara untuk mendapat dukungan politik secara internasional.  Sebelumnya Hamas telah melakukan kunjungan serupa ke sejumlah negara sahabat, dan berhasil mendapat dukungan politik antara lain dari Rusia, sejumlah negara Eropa, dan Asia, bahkan dukungan datang dari mantan Presiden Amerika Serikat, Jimmy Carter.

“Meski tak dipungkiri ada intervensi pemerintah Amerika untuk menghalangi Hamas,” ujarnya.

Seperti diketahui, Hamas merupakan pemenang pemilu paling demokratis di Palestina pada 2006, namun kemenangan ini disangkal AS, bahkan mencap Hamas sebagai ‘teroris’. Tak hanya itu, AS juga membantu faksi yang kalah pemilu untuk memerangi Hamas dengan menangkapi anggota parlemen dan menteri-menteri
Hamas.

“AS mengkhianati sendiri demokrasi yang mereka agungkan, namun bukan Hamas yang merasa dihianati, tapi penghianatan terhadap pilihan rakyat Palestina” kata Naser.

Ia menambahkan bahwa tidak ada alasan untuk tidak mendukung Hamas. “Karena gerakan ini adalah gerakan dan kekuatan politik yang mendapatkan dukungan suara mayoritas masyarakat Palestina, seperti pemilu lalu,” ujarnya.

Bahkan Presiden Amerika Barack Obama secara terbuka dalam pidatonya mengatakan bahwa Hamas adalah partai politik yang harus diakui eksistensinya. Para anggota DPR yang hadir pun lantas mendukung dan mendorong Hamas agar membuka kantor perwakilannya di Indonesia.

“Pada dasarnya Hamas dapat membuka perwakilan di negara sahabat di luar kedutaan besarnya,” kata Anis Matta.

Ia menyontohkan, beberapa negara seperti Malaysia yang sudah memberlakukan hal tersebut. Di akhir pertemuan, Naser menambahkan, bahwa tujuan road show Hamas ini adalah untuk memperjuangkan pengakuan dunia internasional terhadap kedaulatan Palestina.

(ape/ape)